Langsung ke konten utama

REVIEW IDN APP : FAKTUAL & KEKINIAN

Saat ini Berita udah jadi salah satu kebutuhan buat masyarakat umum, khususnya buat kaum millenial dan gen z. Teknologi pun berkembang seiringnya kebutuhan tersebut, sehingga kini kita dapat menikmati berita bahkan dari smartphone kita secara mudah dan cepat.

Salah satu aplikasi berita yang ingin saya review kali ini adalah IDN APP dari IDNTIMES. Siapa sih yang nggatau IDNTIMES? Seperti yang kita tahu, IDN TIMES besutan Media Putra Nusantara ini adalah salah satu media besar di Indonesia yang kredibel dan jadi salah satu panutan media-media lainnya, karena perkembangannya yang gesit dan selalu memenuhi kebutuhan saat ini.


Meski baru dirilis bulan Juni 2020 , IDN App ternyata menunjukan eksistensinya. Terbukti dari peningkatan jumlah pengguna yang terbilang banyak. Hingga kini telah tercatat ada lebih dari 38 juta pengguna aktif di IDN App. Dan waktu saya cek di tanggal 4 September 2020, IDN App menempati posisi ke 6 dalam urutan aplikasi gratis terpopuler di unduh di google playstore.


Saya jadi penasaran, apa sih perbedaan dan keunggulan dari aplikasi berita yang satu ini?


1. Aplikasi

Berbeda dari aplikasi baca berita lain, IDN app hanya membutuhkan memori sebanyak 11 MB! Kecil sekali kan? Tapi apa gunanya aplikasi kecil bila sering error dan ngga punya fitur menarik? NAH! Untuk itu saya melanjutkan review saya dengan mencoba menggunakan aplikasi ini.


2. User Interface

Karena IDN memang ditujukan untuk pengguna usia muda menengah, user interface nya dibuat sangat kekinian. Ini terlihat dari button-button yang diletakkan hampir persis sama dengan sosial media I*nstagram, T*witter, dan lain-lain.

Fakta bahwa gen z suka banget menggunakan fitur darkmode, ngga lepas dari pengamatan UI/UX staff IDN App. Untuk itu, aplikasi ini juga dilengkapi dengan fitur darkmode.


3. Artikel IDN Times

Di IDN App, artikelnya lengkap banget dan dikategorikan sesuai niche nya. Misal humor, life, man, sport, dan lain-lain. Lalu ada juga saran, dan berita headline.

Artikel yang terbit di web dan aplikasi sama, namun kelebihan membaca artikel di IDN app adalah bisa membaca tanpa iklan. Selain itu, ada pula fitur simpan berita, dan juga share langsung ke instastory. Untuk fitur share langsung ke story, merupakan hal baru untuk aplikasi berita. Hebatnya, berita yang ada langsung diubah bentuknya menjadi story yang instagramable sekali.



4. Fitur Spesial IDN App

Selain baca berita, kita juga dapat memainkan kuis (semacam v*nvon). IDN App juga memberikan akses para pengguna untuk saling berinteraksi, yakni saling follow unfollow, dan mengetahui tulisan terkini.

Ga cukup sampai situ, IDN App ternyata mengejutkan saya dengan fitur-fitur yang ngga akan anda temukan di aplikasi berita lain, yakni fitur tanya jawab. Bedanya dari media tanya jawab yang lain seperti Q*ora, R*ddit dan lain-lain adalah dari penggunanya. Pengguna tanya jawab di IDN adalah pengguna yang berasal dari pembaca berita IDN.



Anda juga bisa menulis dan menerbitkan langsung artikel anda dari IDN app setelah dikurasi oleh editor lewat aplikasi ini juga. Setelah itu, anda bisa mendapatkan pundi-pundi rupiah lewat views dan poin yang dikumpulkan.

One stop solution buat anda yang ngga hanya ingin mendapatkan informasi cepat akurat, namun juga sebagai sarana hiburan dan mungkin juga penghasilan.

Rate aplikasi : 4,5/5

Bagi yang penasaran seperti apa aplikasinya bisa langsung klik disini..

Klik disini untuk pengguna android

Dan disini untuk pengguna IOS




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cinta Sudah Usai : Alfa

Setiap orang punya kisah cinta pertamanya masing-masing, biasanya sulit dilupakan. Bahkan ada orang yang tak juga menemukan yang baru karena masih terngiang dan berpusat pada cinta pertamanya. Namun banyak orang belum saja tahu, bahwa cinta pertama bukanlah sesuatu yang harus sempurna. Cinta pertama tidak harus dimiliki atau disesali. Karena sejatinya yang pertama kali adalah pembelajaran, yang selanjutnya adalah pencarian dan penemuan. Namun bagus juga apabila cinta pertama jadi yang selamanya. Aku melewati gedung SMA Jembatan Asa lagi. Rasa sesak di dada masih terasa saat kulihat jendela di lantai kedua bangunan itu. Itu jendela ruangan kelasku saat aku masih bersekolah disana. Kenangan itu muncul lagi. 'Kita udahan aja' Jantungku serasa berhenti, dia memutuskanku. Dia yang selama ini selalu ada di sampingku, dia yang selalu menemaniku saat sepi. Dia yang selalu mau mengantarku kemana-mana, membuatku senang, membuatku tertawa. Kini membuat luka yang teramat dalam di hatiku. T...

Ringkas Cerita : Kisah SBMPTN dan Aku

Ringkas cerita : kisah SBMPTN dan aku Tahun lalu aku dinyatakan gagal dalam SBMPTN, SNMPTN dan belasan beasiswa swasta lainnya. Awal tahun 2019 akhirnya aku mencoba menggapai impian untuk bisa kuliah di PTN mana aja. Menurutku ga mudah bagiku, anak SMK Teknik (apalagi yg gapyear nya ga belajar) bisa menembus PTN soshum. Aku ikut bimbel yang tinggal jalan sebulan. Setelah itu, aku ngerasa jadi orang paling bodoh.. Karena mengorbankan kerjaan yang sudah pasti dapet uang, demi SBMPTN yang belum tentu bisa lolos. Bimbel selesai, dan masih ada waktu satu bulan sebelum UTBK ke dua. Aku ikut tryout di @edukasystem , dan nilaiku dibawah standar. Itu bener2 membuat aku terpicu, sudah kepalang basah-berenang saja sekalian. Aku harus mendapatkan sesuatu yang worth it. Bolak-balik ebook & ikut tryout adalah caraku untuk memperjuangkan apa yg sudah setengah jalan. Melihat banyaknya info yang memperlihatkan klaster dari PTN, aku kekeuh mau mengambil PTN low grade. 'Never settle...